Sistem Pengisian Sepeda Motor - Bagian 1
Sistem pengisian yang dimaksudkan adalah sistem pengisian arus pada baterai.
Pada sepedamotor ketika digunakan akan terjadi pengurangan isi dari baterai, penggunaan arus tersebut diantaranya untuk keperluan sistem pengapian,Lampu Rem dan tanda belok. Agar baterai tetap dalam kondisi penuh maka pada saat mesin hidup generator sistem pengisian serta pengatur tengangan harus berfungsi normal sehingga baterai selalu dalam kondisi penuh isian.
Pada gambar diatas bagan sistem pengisian menggambarkan tiga buah bejana air yang berhubungan sehingga apabila kran kran dibuka (arus mengalir) maka ketinggian air akan sama karena bejana (alternator) akan mengisi bejana yang dibagian tengah (baterai). Penjelasan sistem pengisian berdasarkan bagan sistem pengisian: Apabila beban dinyalakan maka tegangan baterai akan turun,bila tegangan baterai turun maka arus pengisian akan mengalir untuk mengisi baterai sampai tegangan pengisian tercapai/baterai penuh.
Dengan memperhatikan gambar wiring diagram dibawah, bila terjadi masalah sistem pengisian maka dapat diukur tegangan dan arus pada komponen seperti Alternator, Baterai dan beban.
Alternator disini berfungsi sebagai pembangkit arus bolak balik (AC). Karena arus bolak balik tidak dapat mengisi baterai tanpa disearahkan, maka terlebih dahulu arus masuk ke dioda/rectifier untuk disearahkan (tegangan menjadi DC)
Apabila generator berputar cepat maka tegangan akan naik terus hingga tegangan dapat merusakkan baterai dan beban sistem kelistrikan lainnya. Agar tegangan sistem pengisian tidak terlalu tinggi maka tegangan perlu diregulasi hingga dengan voltage regulator berupa Thyristor dalam hal ini juga berfungsi sebagai penyearah arus dan pemutus arus
A. Prinsip Kerja Alternator
Pembangkitan daya listrik pada sepedamotor adalah pembangkit listrik AC 1 fasa dan 3 fasa atau disebut alternator. Komponen-komponen dari alternator terdiri dari Roda gaya magnet dengan 2 pasang pool medan magnet atau 6 pasang pool medan magnet . Roda gaya tersebut biasanya dirakit pada ujung poros engkol sehingga putaran roda gaya sama dengan putaran mesin, bagian ini disebut sebagai Rotor (bagian yang berputar).Pada sisi yang lain dari alternator adalah kumparan pembangkit yang terikat mati pada rumah alternator. Pada bagian tersebut terdapat inti besi lunak berjumlah 2batang atau 12 bagian yang dililit kumparan ,ada yang ujung kumparannya berjumlah 2 ada juga 3, masing ujung disebut massa ( - ) Lampu dan kumparan pengisian.
Pada umumnya sepedamotor yang tergolong berkapasitas kecil sampai dengan 250 cc menggunakan alternator jenis yang seperti ditunjukkan pada gambar diatas.Dengan konstruksi banyak pool medan magnet dan pool pembangkit diharapkan arus pengisian menjadi lebih rata.
Kebutuhan listrik pada sepedamotor jenis ini tidak begitu besar sehingga cukup dengan menggunakan magnet permanen dan konstruksinya menjadi kompak menyatu didalam mesin.
Berbeda dengan kebutuhan arus pada sepeda motor besar yang memerlukan daya untuk system kelistrikan besar dan menggunakan baterai yang besar juga. Guna memenuhi kebutuhan arus tersebut diaplikasikan generator bentuk lain yang merupakan bagian diluar mesin. Hal ini dimungkinkan karena generator ini menggunakan magnet listrik (remanen) yang dapat diatur kekuatan magnetnya sehingga dapat membangkitkan arus yang cukup untuk keperluan sistem kelistrikan.
SOAL!
Pada sistem pengisian jika ditemukan tegangan pengisian terlalu rendah maka perlu dilakukan pengukuran tegangan pada...
SILAHKAN BERIKAN JAWABAN KALIAN PADA GOOGLE CLASSROOM MASING-MASING
Nama: RIFKY FERDIANSYAH
ReplyDeleteKelas: XII TBSM 3
Jawaban: 1.Altenator
2. Dioda
Nama:galuh lujinggan
ReplyDeleteKelas:tbsm 3
Jawaban:regulator rectifer/kumparan generator
Nama:IBNU SYAHRONI
ReplyDeleteKelas:Xll Tbsm 2
jawaban:regulator/rectifer sepeda motor
Aditya Nurisma
ReplyDeleteXII TBSM 1
JAWABAN: regulator/koprok sepeda motor